Mati itu Bahagia

August 15, 2021 3 Comments A+ a-

Mati itu Bahagia


Banyak orang yang bertanya tanya Termasuk saya mengenai Apa sih itu bahagia? kemana kita harus mencari kebahagiaan itu? wah banyak uang , istri yang cantik, atau Game terbaru itu Bikin Bahagia?


Sempat berfikir dalam jiwa ini Bahwa memang mati lah puncak dalam kebahagiaan namun setelah saya melihat orang orang yang menangisi orang yang sudah mati juga mungkin tidak


berkaitan dengan judul diatas yaitu Mati itu Bahagia sebenarnya itu memang ada dalam realita kehidupan kita yang memang titik puncak Fikiran manusia mengenai Bahagia


Saya mengibaratkan begini Ketika kita SD pasti kita kebayang bahwa kalau kita sudah SMP pasti bahagia nih uang saku nambah temen nambah , nambah kenalan ehh ternyata SMP terbalik dengan realita


kita mengkhayal lagi bahwa SMA pasti kita dapat genre Romance nih auto dapat gebetan dan pasangan ehh tahunya gak dapet malah ditolak , pelajaran mulai rumit dan melelahkan 


lagi pasti Kita Berfikir bahwa kuliah pasti kita akan Bahagia karena memang jam pelajaran gak sepadat di SMA dan yang pasti banyak ciwi ciwi merapat , eh tahunya pusing mikirin biaya , Skripsi dan umur udah mulai bertambah


Pasti kita berfikir lagi bahwa Kerja pasti membuat bahagia karena kita bisa GB uang sebanyak banyaknya , harta auto melimpah , kesuksesan didepan mata tinggal nyusun rencana pasti sukses

Ehh tahunya nyari kerja susahnya minta ampun , Sudah dapet Gajian tak sesuai ekspetasi


Beberapa tahun kemudian ke kumpul lah uang dan berfikir lagi mungkin dengan aku mencari pacar pasti Hidupku bahagia namun kenyatannya juga malah memperumit masalah yang ada , ribet , buang buang uang dan waktu


Dan mulai berfikir kesekian kalinya dimana ya aku harus mencari kebahagiaan ini dalam hidup? mungkin dengan aku Menikah bisa merasakan kebahagiaan sesungguhnya


Kemudian menikah ehh ternyata ada masalah lagi dalam hidup mulai biaya hidup , rumah, air , listrik segala macem


Sang istri dan suami mulai frustrasi dan Suami berfikir lagi bahwa mungkin dengan Adanya anak dalam keluarga bisa mendatangkan kebahagiaan dalam hidup


dan akhirnya dalam keluarga itu pun dilahirkan seorang anak , mulai tumbuh besar masalah pun mulai banyak dan membuat mereka tak bahagia 


dan berfikir sepertinya kalau anakku sudah mandiri semua akan menyelesaikan masalah dan akan hidup bahagia , ehh tahunya Si anak banyak masalah dan masalah


Dan pada akhirnya Kita berfiir mungkin mati itu Bahagia ehh tahunya di akhirat masih di siksa sama malaikat karena kekurangan pahala hahaha




Menurut saya itulah Bahagia , bahagia itu harus dimulai dari sekarang tidak perlu dicari


Syukuri apa yang kamu punya jangan sering sering melihat barang orang lain, selalu lihat kebawah atau kalau memang keberatan Lihatlah barangmu sendiri




Jadi intinya tulisan ini tidak bukan Mengajak kamu untuk Mati tapi Mengajak kamu untuk selalu bahagia dan harus dimulai hari , jam dan detik ini 


Saya bukan motivator ini hanya pertanyaan yang sering saya tanyakan saat saya sedang merenungkan dan sempat frutrasi dalam hidup dan saya simpulkan disini meski masih Belepotan ya maafkan saya :)


Toh juga dirimu sendiri yang bisa mengubah itu bukan saya, orangtua mu , tulisan motivator atau apapun itu 




Sekian dari saya , ini opini dan perspektif dari saya mengenai kehidupan yang singkat ini :)

Saya seorang blogger biasa yang senang menulis dari tahun 2016

3 Comment

Write Comment